Showing posts with label Poem. Show all posts
Showing posts with label Poem. Show all posts

Saturday, August 29, 2009

KI-ZU-NA...



I wonder what you're doing right now?

I wonder if you're looking at this too?
The sky dyed an orange color
The setting sun that changes into the morning sun

The nights when we cried, both of us shedding our tears
The days that we laughed until morning, having pointless conversations
I won't forget either of them, they're treasures that anchor me as I am now
I feel it even when we're apart, your kindness
So no matter where I go, I'm not alone
No matter what happens, I'm not crushed

The sky and sea met, and like that island
Even if we're apart, we're blended gently with the same colors
Hey, we have a close bond

I knew what the matter was, I didn't know what the matter was
I'm halted, I'm moving forward, I'm backing off
When I fall down, I am lended a hand, and fall down again
Karan-koron, I open up again
Karan-koron, I fall down again

Softly putting a hand over my heart, on nights when I can't sleep
We'll meet again in my dreams, I can hear a lullaby
Our bond pushes me on

La la la...
Hey, we have a close bond

My friends voices sounded out in my heart; I can't see the road with my eyes blurred by tears
Get up now! I looked up, and hey it's the same sky; by no means am I lonely
I don't have to carry everything on my own; it's great that everyone's here, I believe now in our bond
It won't collapse, it won't disappear; With this, let's move on!

A step, a step, I just move forward, a step, a step, our paces match
If it seems like you're going to fall, yes, grab my hand; Say wo! Wo! Wo! Everyone sing
A step, a step, I just move forward, a step, a step, our paces match
If it seems like you're going to fall asleep, yes, grab my hand; Say wo! Wo! Wo! Everyone sing

I wonder what you're doing right now? I wonder if you're looking at this too?
The rain has stopped, an arch hangs in the sky; you and I are connected by a rainbow

P/S: Apa sudah jadi dengan ini blog?...kemalasan melanda...

Sunday, May 24, 2009

Ku Mahu Kau Tahu...



Tersudut termenung jauh

Mengenangkan nasib kita
Kita miliki separuh
Berbentuk hati cinta namanya

Walau kau jauh
Ku sentiasa menunggu mu
Pedih ku imbas kembali memori
Walau kau jauh
Ku berjanji kan terus tunggu
Dipisah lautan pilu
Ku mahu kau tahu
Aku kan terus menunggu

Jaga benar gambar ku dalam telefon bimbit mu
Jangan pernah sekali kau buang
Seperti cinta ini yang terbuku
Akan bersemi jua

Walau kau jauh
Ku sentiasa menunggu mu
Pedih ku imbas kembali memori
Walau kau jauh
Ku berjanji kan terus tunggu
Dipisah lautan pilu
Ku mahu kau tahu
Aku kan terus menunggu

Terus menunggu
Kitakan bersatu
Terus menunggu
Ku mahu kau tahu

Monday, April 13, 2009

Being too idealistic in this cruel world...


2+2=5
Are you such a dreamer to put the world to rights?
I stay home forever where two and two always makes a five

I lay down the tracks
Sandbag and hide
January has april's showers
And two and two always makes a five

Its the devil's way now
There is no way out
You can scream it, you can shout
It is too late now

Because

You have not been paying attention
Paying attention
Paying attention
Paying attention
You have not been paying attention
Paying attention
Paying attention
Paying attention
You have not been paying attention
Paying attention
Paying attention
Paying attention
You have not been paying attention
Paying attention
Paying attention
Paying attention

I try to sing along but I get it all wrong
'Cause I’m not
'Cause I’m not
I swat 'em like flies but like flies the bugs keep coming back not
But I’m not
All hail to the thief
All hail to the thief
But I'm not
But I'm not
But I'm not
But I'm not
Don't question my authority or put me in a box
'Cause I'm not
'Cause I'm not
Oh go and tell the king that the sky is falling in
When it's not
But it's not
But it's not
Maybe not
Maybe not

Wednesday, April 8, 2009

Saya rindu awak..

pernah dulu kufikirkan
tanpa cinta tak mengapa
bila kau pergi kurasakan
sunyinya di hati
baru kini ku tahu
nilai cintamu

ku renungi gambarmu
ku baca surat - suratmu
namun pedihnya ku terasa
tanpa kau bersama
ku harap dikau pun
begitu jua

kini aku mengerti
hanya engkau pelita hati
semua yang kau korbankan
hanyalah untukku
akan tetap ku kenang
kasihmu terhadap diriku
janji untuk bersama
sehidup semati

andainya kau kembali
kan kucurahkan rasa hati
agar dikau mengerti
cintaku yang suci
berikanku harapan
untuk bersamamu semula
akan aku buktikan
nilai cintaku

P/S: Pame you have my heart~

Friday, July 25, 2008

Deeper Conversation

Is your favourite colour blue?
Do you always tell the truth?
Do you believe in outerspace?
And im learning you

Is your skin as tanned as mine?
Does your hair flow sideways?
Did someone took a portion of your heart?
And im learning you

And if you dont mind
Can you tell me
All your hopes and fears
and Everything that you believe in
Would you make a difference in the world
I'd love for you to take me to a deeper conversation
Only you can make me

I let my guard down for you
And in time you will too

Lyrics : Yuna
Latest Malaysian Indie Sensation

Wednesday, July 23, 2008

Layu

Aku lihat layu dalam Melayu
Aku pasti bukan aku seorang sahaja yang nampak
Ada juga bercadang bertanya tuan punya
Tapi bercampur risau dengan tak tergamak
Nanti di kata tak bersyukur
Di kata tak sedar diri
Jadi aku menyendiri memerhati
Dan akhirnya mengakui
Yang kita sendiri membiarkan bunga raya layu ke kanan
Dan dibiar bunga tak cantik mekar di kiri

Aku lihat layu dalam Melayu
Tanah air kita yang punya kita siram kita baja
Tapi angin api kita lupa
Mereka merancang masa menjilat bangsa
13 Harimau bertukar menjadi mangsa
Kita lupa nenek moyang kaya raya
Jangan sekali- kali di gadai harta bendanya
Ku lihat layu dalam Melayu
Ku lihat layu dalam Melayu
Ku lihat layu dalam Melayu

Takkan Melayu hilang di dunia
Ya.Tapi apa guna tak hilang di dunia
Kalau kewujudan tidak dirasa
Petah berbahasa kudrat tak berjasa
Orang berbudi kita hanya tahu merasa
Selalu lari bila di rapat
Selalu malu bila soalan di aju
Selalu segan memberi pendapat
Rela mengikut dari meneraju
Belum nyanyi sudah bersorak
Suka berjanji dalam borak
Bukan kata tak ada otak
Cuma tak berfikir di luar kotak
Ku lihat layu dalam melayu
Ku lihat layu dalam melayu
Ku lihat layu dalam melayu

Aku jadi sayu
Bunga menangis dia mendayu
Mahu jadi cantik tapi ragu
Aku merayu
Bangunlah semula hidup kembali
Jangan tunggu matahari mati
Cepatlah mekar sebelum terlerai
Perjuangan kita belum selesai
Perjuangan kita belum selesai
Perjuangan kita belum selesai

Malique

MeLAYU~

Melayu itu orang yang bijaksana
Nakalnya bersulam jenaka
Budi bahasanya tidak terkira
Kurang ajarnya tetap santun
Jika menipu pun masih bersopan
Bila mengampu bijak beralas tangan

Melayu itu berani jika bersalah
Kecut takut kerana benar
Janji simpan di perut
Selalu pecah di mulut
Biar mati adat
Jangan mati anak

Dalam sejarahnya
Melayu itu pengembara lautan
Melorongkan jalur sejarah zaman
Begitu luas daerah sempadan
Sayangnya kini segala kehilangan

Melayu itu kaya falsafahnya
Kias kata bidal pusaka
Akar budi bersulamkan daya
Gedung akal laut bicara

Malangnya Melayu itu kuat bersorak
Terlalu ghairah pesta temasya
Sedangkan kampung telah tergadai
Sawah sejalur tinggal sejengkal
Tanah sebidang mudah terjual

Meski telah memiliki telaga
Tangan masih memegang tali
Sedang orang mencapai timba
Berbuahlah pisang tiga kali
Melayu itu masih bermimpi

Walaupun sudah mengenal universiti
Masih berdagang di rumah sendiri
Berkelahi cara Melayu
Menikam dengan pantun
Menyanggah dengan senyum
Marahnya dengan diam
Merendah bukan menyembah
Meninggi bukan melonjak

Watak Melayu menolak permusuhan
Setia dan sabar tiada sempadan
Tapi jika marah tak nampak telinga
Musuh dicari ke lubang cacing
Tak dapat tanduk telinga dijinjing
Maruah dan agama dihina jangan
Hebat amuknya tak kenal lawan

Berdamai cara Melayu indah sekali
Silaturrahim hati yang murni
Maaf diungkap senantiasa bersahut
Tangan diulur sentiasa bersambut
Luka pun tidak lagi berparut

Baiknya hati Melayu itu tak terbandingkan
Selaga yang ada sanggup diberikan
Sehingga tercipta sebuah kiasan:
“Dagang lalu nasi ditanakkan
Suami pulang lapar tak makan
Kera di hutan disusu-susukan
Anak di pangkuan mati kebuluran”

Bagaimanakah Melayu abad dua puluh satu
Masihkan tunduk tersipu-sipu ?
Jangan takut melanggar pantang
Jika pantang menghalang kemajuan;
Jangan segan menentang larangan
Jika yakin kepada kebenaran;
Jangan malu mengucapkan keyakinan
Jika percaya kepada keadilan

Jadilah bangsa yang bijaksana
Memegang tali memegang timba
Memiliki ekonomi mencipta budaya
Menjadi tuan di negara Merdeka

Usman Awang